TAHUKAH KAMU? TOMAT PERNAH DIGUNAKAN SEBAGAI SIMBOL PERLAWANAN POLITIK
TAHUKAH KAMU? TOMAT PERNAH DIGUNAKAN SEBAGAI SIMBOL PERLAWANAN POLITIK
Oleh: Ayu Istiqomah
Buah merah lezat yang seringkali menjadi pelengkap makanan ini, ternyata telah menjadi simbol dari perlawanan politik! Di berbagai belahan dunia, tomat telah digunakan untuk menyampaikan ketidakpuasan terhadap kekuasaan, mulai dari publik figure, pemimpin rakyat, politisi hingga seniman.
Salah satu contoh paling terkenal terjadi di kota Buñol, Spanyol. Festival La Tomatina, menjadi tempat berkumpulnya ribuan orang setiap tahun untuk mengikuti kegiatan melempar tomat dalam pertempuran besar. Meskipun kini lebih dikenal sebagai perayaan budaya, Festival La Tomatina diyakini bermula dari aksi spontan warga yang melempar tomat ke pejabat sebagai bentuk protes politik pada tahun 1940-an.
Tak hanya di Spanyol, aksi melempar tomat juga kerap muncul dalam berbagai demonstrasi di seluruh dunia. Salah satu momen perlawanan politik dengan melempar tomat juga pernah terjadi di Indonesia. Pada tahun 2010 di kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku, mahasiswa asal Kepulauan Aru melempari kantor dengan tomat dan telur busuk sebagai bentuk protes terhadap kejaksaan yang tidak merespon aspirasi dalam menangani kasus korupsi di daerah mereka. Aksi ini membuat para pegawai kejaksaan panik dan berhamburan keluar kantor.
Menariknya, penggunaan tomat dalam protes terus berlanjut hingga era modern. Di beberapa demonstrasi besar, masyarakat menggunakan tomat sebagai simbol penghinaan tanpa menyebabkan cedera serius, tetapi cukup untuk mempermalukan targetnya. Dengan warna merah yang mencolok, tomat sering dikaitkan dengan semangat perubahan dan revolusi. Ini menjadikannya pilihan sempurna bagi para demonstran yang ingin menyampaikan pesan dengan cara yang dramatis namun tetap aman.
Lain kali setiap kamu melihat tomat, ingatlah bahwa buah ini juga menjadi simbol protes, keberanian untuk menyampaikan aspirasi, serta dorongan untuk menciptakan perubahan. Bukan hanya dalam bidang politik, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Siapa yang mengira sesuatu yang tampak sederhana, sering ditemukan di dapur dan makanan, memiliki rasa yang enak dan kaya akan manfaat, ternyata memiliki makna mendalam dalam dunia politik serta menjadi saksi dari berbagai momen penting dalam perjuangan sosial. Jadi, apa kamu sudah makan tomat hari ini?