Self Improvement

Boundaries Itu Perlu: Cara Sehat Menjaga Diri dari Teman yang Menguras Energi

A Aretha Nurahma Poernomo Terverifikasi Penulis
13 November 2025, 17:57 3 menit baca 665x dilihat
Boundaries Itu Perlu: Cara Sehat Menjaga Diri dari Teman yang Menguras Energi
Winnicode Officials

Pernah nggak kamu merasa capek setelah bertemu seseorang. Bukan karena aktivitas yang kamu lakukan bersamanya, tapi karena energi yang keluar terasa menguras habis? 

Seperti kamu sudah terlalu sering mendengarkan curhatan tanpa jeda dan berulang ulang, selalu menuruti permintaanya, harus merasakan kesedihan yang sama, dan selalu mendengarkan masalahnya yang tiada habisnya? Itu tandanya kamu menjadi seorang people pleaser, yaitu selalu berusaha untuk menyenangkan orang lain dan seringkali mengorbankan kebutuhan dan keinginan dirinya sendiri. Pertemanan yang kamu jalani saat ini nampaknya sudah melanggar batas sehat. Fungsi pertemanan sejatinya adalah memberikan hubungan timbal balik baik dukungan sosial maupun emosional. Mengurangi stress dan kesepian, membantu dalam pengembangan diri, berbagi pengalaman, dan saling mengingatkan. Jika itu semua terasa hanya di salah satu pihak sebaiknya kamu harus menerapkan boundaries. 

Apa Itu Boundaries?

Sederhanya, boundaries adalah batasan yang kita buat untuk menjaga keseimbangan antara diri sendiri dan orang lain. 

Batasan yang kamu buat bukan berarti kamu meng cut off atau menyudahi pertemanan itu, tapi pagar pelindung agar hubunganmu dengan teman tetap terjalin baik dengan saling menghormati dan tidak merugikan salah satu pihak. 

Dalam pertemanan, boundaries bisa berupa:

  • Menolak jika diajak keluar setiap saat
  • Tidak merasa wajib untuk selalu menemaninya
  • Berani jujur jika sudah keterlaluan
  • Tidak terlibat dalam konflik yang bukan menjadi tanggung jawabmu. 

Tanda - Tanda Kamu Butuh Boundaries

Kamu mungkin tidak sadar jika kamu berada dalam pertemanan yang toxic. Berikut ciri - ciri kamu berada dalam lingkup pertemanan yang cukup toxic: 

  • Kamu merasa lelah atau cemas setiap berinterasi
  • Energi mu terkuras habis setelah bertemu denganya
  • Nasihat yang kamu berikan tidak diterima baik oleh temanmu,
  • Padahal kamu sudah berusaha untuk mengerti dan mendengarkan.
  • Kamu kehilangan waktu untuk diri sendiri karena sibuk menenangkan dia.
  • Kamu merasa bahwa energi yang dikeluarkan selalu negatif. 

Jika tanda ini kamu rasakan, saatnya kamu tegas dan memberi batasan untuk kesehatan dirimu sendiri. 

Cara Menerapkan Batasan

Berikut cara yang dapat kamu terapkan untuk menjaga dirimu tetap waras dalam pertemanan toxic.

Kenali Batas dan Kapasitasmu

Kamu tidak harus selalu ada setiap saat. Kamu bisa menunda dan menolak ajakan jika tubuh dan pikiranmu sedang lelah. Seperti mengatakan “aduh maaf ya aku lagi butuh waktu sendiri dulu nih,” “maaf aku ga bisa hari ini.”

Komunikasikan Sejujurnya

Jangan memendam perasaan tidak enak terlalu dalam. Akibatnya, kamu bisa saja tidak dihargai oleh temanmu dan dikontrol oleh nya. Katakan “kayanya engga deh, kalau kesitu di luar batas kemampuanku,” “maaf ya aku ga bisa malam - malam mungkin hanya sampai jam 9”. Berani mengatakan hal tersebut kamu sudah berhasil menjaga batasan antara dirimu dan temanmu. Bahwa tidak semua hal harus sesuai dengan keinginannya dan kamu juga berhak mempunyai keputusanmu sendiri. 

Jangan Terlibat dengan Drama

Kalau temanmu selalu datang dengan cerita penuh drama tanpa mau berubah, kamu berhak menjaga jarak.Kamu tidak bertanggung jawab untuk menyembuhkan orang lain — terutama dengan mengorbankan ketenanganmu sendiri.Jadi Stop karena kamu bukan pahlawan kesiangan yang bisa membantu menyelesaikan permasalahan temanmu. Cukup dengarkan dan tidak usah ikut campur urusan nya. 

Prioritas Diri Sendiri yang Utama

Walaupun manusia adalah makhluk sosial dan kita selalu berinteraksi dengan orang lain setiap harinya, diri sendiri tetap yang utama. Mulai terapkan self care dengan fokus pada apa yang kamu tuju dan raih. Pertemanan memang diperlukan. Namun, jika pertemanan tersebut membuatmu tidak berkembang dan justru menjebakmu dalam berbagai permasalahan, segera tinggalkan dan kembali menata kehidupanmu agar kamu tidak jatuh kedalam lingkungan toxic. 

Ingat kamu berhak punya ruang untuk berkata tidak dan membangun batasan agar kamu tidak kehilangan versi terbaik dirimu sendiri ❤️

 

Komentar 0

Komentar (0)

Sampaikan pendapat Anda dengan santun.

G
Anda belum masuk, komentar akan tampil sebagai Guest. Masuk
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.