Sejarah Islami

Alasan Allah SWT Menurunkan Waktu Mustajab Doa, Berikut Alasanya

A Aretha Nurahma Poernomo Terverifikasi Penulis
27 Februari 2026, 17:17 4 menit baca 444x dilihat
Alasan Allah SWT Menurunkan Waktu Mustajab Doa, Berikut Alasanya
Winnicode Officials

Pernah ga si kepikiran kenapa doa kita belum dijawab? Padahal juga udah doa di  waktu mustajab kayak sebelum magrib, di sepertiga malam, saat turunya hujan, saat sujud.

katanya semua doa akan diterima terus apa hubungan ada waktu tersebut dengan terkabulkan doa - doa kita?

Let’s break down✨Pembahasan dirangkum dari kajian ust. Hisham Abu Yusuf “the Power of DUA”

Sebelumnya, mari kita bahas  4 miskonsepsi tentang doa yang masih beredar hingga saat ini:

1. Semua doa akan diterima tanpa pengecualian Padahal sesungguhnya Allah hanya menerima doa yang penuh dengan ketulusan dan ikhlas. 

Maksudnya adalah ketika kita doa, doa kita bisa jadi cuma mental dan ga sampai ke Allah karena beberapa hal termasuk dosa yang kita lakukan entah doa dalam keadaan ragu, mengkonsumsi makanan yang haram, dan melakukan hal yang dilarang Allah. Tanpa sadar doa yang kita panjatkan tidak sampai ke Allah. 

Tapi kan punya sifat Ar-Rahman dan Ar- Rahim (maha penyayang dan pengasih) sebagai bentuk cintanya Allah sama hambanya dan untuk kemudahan hambanya Allah kasih waktu mustajab itu buat kita karena,  even doa kita sering kali mental karena beberapa alasan diatas, Allah membuat pengecualian saat kamu minta di waktu khusus tersebut. Rahmat Allah turun drastis karena cintaNya kepada hambaNya lebih besar. Maka berdoa di waktu tersebut peluang terkabulnya doa juga lebih besar.

2.  Menjadikan doa seperti alat transaksi Kita cenderung melakukan doa seperti halnya buat checklist shopping list.

Yallah aku mau mobil baru

Yallah aku mau rumah yang mewah

Yallah aku mau duit 1 M 

Kita lupa bahwa doa sejatinya adalah bagaimana kita berbicara kepada Allah. What does it means to talk to Allah?

Kita ambil contoh gimana percakapan nabi Zakaria a.s dengan Allah di Surah Maryam, khususnya ayat 3-5.

Nabi Zakaria a.s ga langsung tuh bilang “Yallah aku pengen anak” instead dia bilang 👇🏻

"Ya Tuhanku, sungguh tulangku telah lemah dan kepalaku telah dipenuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada-Mu, ya Tuhanku."

He is confessing his weaknesses & vulnerability. dia mengaku  kalau dirinya itu lemah, ga berdaya, dan ga bisa apa- apa.

Cara nabi Zakaria a.s berbicara sama Allah itu pada kondisi terlemah, unfiltered, dan sincere

So, jadi biar doa mu itu ga transactional alangkah baiknya dalam berdoa selipkan bahwa kita itu memang makhluk lemah, makhluk yang penuh keterbatasan sedangkan Allah adalah Al’Aziiz (العزيز) yang Maha perkasa dan tak terbatas. Even if you’re asking for the impossible way it will be possible if Allah will. 

3. Doa kalau butuhKadang kita berdoa sama Allah kalau kita lagi butuh doang.

“Yallah semoga aku dapet A di matkul ini”,  padahal berdoa itu juga punya manner dan adab.

Ambil contoh surah al fatihah Disurah ini di awali dengan Bismillahirrahmanirrahim yang artinya Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyanyang.

Allah udah kasih template dalam berdoa dengan dimulai describing his attributes (nama Allah)

Baru dilanjut dengan sholawat kepada nabi

Baru deh kita mulai minta doa dengan didasari oleh sikap yang rendah hati, sadar kalo kita itu punya batas, dan yang paling terpenting adalah being certain that he will respond our dua. 

4. Allah akan merespon semua doa kitaKita nyadar ga si selama ini doa kita berasa to-do list yang harus diselsaikan saat itu juga. Kalau enggak kecentang semua kita resah, gelisah, kecewa, marah, karena ga sesuai ekpektasi kita yang harusnya ke ceklis semua.

Padahal cara Allah jawab doa itu ada 3 kemungkinan:

1. Ya, aku bakal kasih apa yang kamu minta, tapi tunda dulu ya.

2. Aku ga bakalan kasih apa yang kamu minta, soalnya aku bakalan kasih yang lebih baik & lebih istimewa dari apa yang kamu minta.

3. Engga aku ga akan kasih, tapi aku akan melindungimu dari hal hal jelek, jahat, bahaya yang ada didepan kamu

Karena penundaan doa juga pernah dirasakan nabi nabi kita kok ga kamu doang😭 Nabi Zakaria nunggu 70-100 tahun untuk dapetin Nabi Yahya, Nabi Ayyub 18 tahun untuk sembuh dari sakitnya, Nabi Yusuf 13 tahun untuk keluar dari penjara. So tetap positive thinking kalau doa kamu belum diijabah Allah.

Komentar 0

Komentar (0)

Sampaikan pendapat Anda dengan santun.

G
Anda belum masuk, komentar akan tampil sebagai Guest. Masuk
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.