Review Film

Jadi Top 10 Global Netflix: Abadi Nan Jaya Bawa Zombie Lokal Mendunia

N Nandyta Alifia Denila Didha Putri Hartono Terverifikasi Penulis
30 Oktober 2025, 01:57 4 menit baca 1,203x dilihat
Jadi Top 10 Global Netflix: Abadi Nan Jaya Bawa Zombie Lokal Mendunia
Winnicode Officials

Abadi Nan Jaya (The Elixir), Film horor bertema zombie dari Indonesia berhasil puncaki posisi nomor 1 daftar Top 10 Global Film pada platform layanan film, Netflix, pada kategori karya yang bukan berbahasa Inggris. Saat ini, film garapan Kimo Stamboel itu berhasil mendapuk 11 juta penonton sejak perilisannya pada 23 Oktober 2025 lalu.

Siapa sangka, film berdurasi 1 jam 57 menit asal Indonesia itu bisa mendunia, beranjak menandingi kepopuleran film horor global epik seperti The Walking Dead atau All Of Us Are Dead. Berdasarkan Daftar minggu Top 10 global Netflix periode 20-26 oktober 2025, Abadi Nan Jaya menduduki peringkat 1 di lima negara dan berhasil masuk jajaran Top 10 di 75 negara termasuk Jerman, Perancis, Jepang, Korea Selatan hingga Brazil. 

Kira-kira poin menarik apa saja yang ada dalam film Abadi Nan Jaya sehingga mampu menarik jutaan penonton global? Simak penjelasannya berikut ini.  

Berawal Dari “Jamu Keabadian”

Film ini menceritakan tentang sebuah keluarga pemilik pabrik jamu bernama Wani Waras di sebuah desa dekat Yogyakarta di Jawa Tengah, Desa Wanirejo. Jamu awet muda yang baru diciptakan Sadimin (Donny damara), sang pemilik pabrik sekaligus kepala keluarga tersebut, diyakini sebagai produk revolusioner. Jamu itu dipercaya mampu membuat siapapun yang mengonsumsinya akan menjadi segar bugar awet muda. Jamu terbaru tersebut juga diharapkan menjadi jalan keluar dari kebangkrutan bisnis Sadimin. 

Sadimin memutuskan untuk mencoba formulasi jamu terbaru itu pada dirinya sendiri. Tidak disangka, jamu tersebut justru memiliki efek samping yang berbahaya bagi manusia. Mulanya, efek jamu itu nampak berhasil, ditunjukkan oleh uban milik Sadimin yang menghilang. Akan tetapi tidak lama kemudian, Sadimin mengalami kejang dan muntah darah hebat. Setelahnya, Sadimin telah berubah menjadi layaknya mayat hidup atau Zombie. 

Tanpa menunggu waktu lama, Sadimin yang terinfeksi menyebarkan virus zombie itu kepada seluruh warga desa dengan cepat. Keluarga Sadimin yang ternyata juga tengah memiliki konflik pribadi antar satu sama lain, harus berpikir keras untuk menyelamatkan diri. Seiring waktu, terungkap bahwa jamu tersebut merupakan hasil perjanjian kelam yang diwariskan dari para leluhur mereka. Wabah menakutkan itu ternyata bukan sekadar kegagalan hasil formulasi eksperimen saja. Akankah Keluarga Sadimin dapat selamat?

Hasil Proses Produksi Serius

Abadi Nan Jaya bukan hasil produksi main-main. Banyak aspek produksi dalam film ini yang membuat penonton terkesima. Efek tata rias hingga sinematografi yang apik menjadi kunci film ini sangat memukau.

Ketika berbicara film horor khususnya film zombie, tata rias menjadi aspek krusial. Abadi Nan Jaya mampu menghadirkan zombie dengan tampilan yang sangat mengerikan dan realistis. Zombie dihadirkan ke hadapan penonton dengan tampilan realistis yang detail dan mengerikan. Para cast zombie dengan make up super seram itu, juga mampu berakting dengan sempurna sehingga mampu menaikkan adrenalin ketika menontonnya.

Sinematografi dalam Abadi Nan Jaya tidak perlu diragukan. Film horor ini mampu menyuguhkan berbagai pengambilan adegan dari sudut-sudut yang menarik dan memuaskan bagi penonton. Sinematografi inilah yang juga menjadi poin yang menambah ketegangan alur cerita. Sinematografi dalam film ini semakin lengkap dengan adanya racikan komposisi dan tata musik yang pas. Aspek produksi dalam film ini benar benar mampu memuaskan para penonton. Maka tidak heran, para penikmat asing pun juga terkesan.

Tidak hanya itu film ini juga melibatkan aktor-aktor pesohor perfilman Indonesia, meliputi:

  • Donny Damara; 
  • Mikha Tambayong; 
  • Eva Celia;
  • Dimas Anggara;
  • Marthino Lio;
  • Varren Arianda Calief;
  • Ardit Erwandha;
  • Claresta Taufan Kusumarina; dan
  • Kiki Narendra.

Rahasia Daya Tarik Abadi Nan Jaya

Apa yang membuat film ini berbeda dari film zombie populer kebanyakan? Film ini memiliki keistimewaan bagi penonton Indonesia khususnya. Abadi Nan Jaya mampu menghadirkan atmosfer yang begitu dekat dengan penonton memanfaatkan unsur-unsur kebudayaan Indonesia yang kental. Keistimewaan itulah yang juga menarik penonton asing untuk menyaksikan film horor zombie satu ini.

Jamu merupakan ramuan herbal yang biasa digunakan sebagai obat tradisional oleh sebagai besar masyarakat indonesia hingga saat ini. Ramuan herbal ini, merupakan salah satu kekayaan tradisi nusantara yang tidak dimiliki negara lain. Dalam Abadi Nan Jaya, jamu racikanlah yang menjadi awal mula wabah menyebar dan merupakan inti berjalannya alur cerita. Diceritakan, bahwa jamu yang merubah manusia menjadi zombie itu tercipta dari tanaman yang tidak umum digunakan, yakni kantong semar. Tanaman ini merupakan tanaman karnivora pemakan serangga yang banyak ditemukan pada hutan tropis di indonesia.

Film ini tidak mengambil latar perkotaan seperti film zombie kebanyakan. Latar yang dipilih justru sebuah pedesaan yang khas indonesia. Latar ini didukung oleh elemen pendukung seperti adanya hamparan sawah yang luas, hajatan sunatan, suara toa masjid, acara dangdut, hingga senjata keris yang digunakan melawan para zombie. Selain itu, para zombie yang bertebaran dalam film kebanyakan menggunakan pakaian lokal Indonesia, seperti batik dan sarung. Aspek-aspek inilah yang jadi poin eksentrik dan menarik serta menjadi hal yang tidak akan ditemukan dari film zombie manapun.

Film ini menandakan adanya potensi besar dalam perfilman tanah air. Dalam kurun waktu kebelakang, sineas Indonesia mulai memanfaatkan kebudayaan lokal sebagai senjata utama dalam menghasilkan karya-karyanya. jadi tunggu apa lagi, saksikan film Abadi Nan Jaya dan rasakan kengeriannya.

Komentar 0

Komentar (0)

Sampaikan pendapat Anda dengan santun.

G
Anda belum masuk, komentar akan tampil sebagai Guest. Masuk
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.