Album baru Tyler, The Creator: CHROMAKOPIA dan kecerdasan musiknya.
Bagi yang tidak kenal dengan penyanyi ini, Tyler, The Creator atau Tyler Gregory Okonma adalah seorang penyanyi/rapper, produser rekaman, direktur, dan bahkan fashion designer. Tyler memulai perjalanan musiknya sendiri pada 2009 dimana dia merilis mixtape pertamanya berjudul Bastard yang kemudian dia menghasilkan album selanjutnya yaitu Goblin yang dikritik transgresif dan kasar. Tyler kemudian menjauhi dirinya dari hal tersebut dan membuat lagu-lagu yang lebih pantas seperti album Flower Boy, Igor, dan Call Me If You Get Lost. Album tersebut membuatnya mendapat pujian kritis yang luas dan kesuksesan komersial. Hal ini membuat Tyler, The Creator memenangkan Best Rap Album di 2022 Grammy Awards.
Setelah 3 tahun terlepas dari album terakhirnya: Call Me If You Get Lost, Tyler, The Creator kembali dengan albumnya yang masih hangat berjudul CHROMAKOPIA. Pada 28 oktober, Tyler, The Creator merilis album tersebut dan juga memberikan tanggal untuk tour di minggu yang sama. Dengan album terbaru ini, Tyler mendorong batasan kreatifnya yang menceritakan apa saja kerentanan di hidupnya melalui lirik dari album tersebut.
Lagu pertama di album CHROMAKOPIA yang berjudul “St. Chroma”, kita bisa mendengar bahwa ibu Tyler, Bonita Smith, memberikan nasihat untuk jadi dirinya yang sebenarnya. Dengan kata ibunya sendiri, dia berkata “Don’t you ever in your motherfucking life dim your light for nobody.” Tyler ambil tuturan ibunya ke hati yang akhirnya menunjukkan kita versi dirinya yang tulus dari sebelumnya.
Lagu selanjutnya berjudul “Rah Tah Tah” mengingatkan para pendengar kesuksesannya dengan pernyataan yang berani seperti “It’s really Odd Future, all them other niggas whacked out. The biggest out the city after Kenny, that’s a fact now.” Tyler juga memberikan antusiasme yang sama dengan lagu “Sticky” dan “Thought I Was Dead.”
Sama dengan motif topeng yang terlihat di cover album, Tyler mendorong semua orang untuk menjadi diri mereka sendiri di lagu “Take Your Mask Off.” Lirik dari lagu tersebut mengkritik anak-anak kelas menengah yang ingin bersikap ghetto, para pendeta yang menyebar kemunafikan agama, dan ibu-ibu yang merasa kehilangan semangat mereka semenjak memulai sebuah keluarga.
Sebagai pendengar, kita diberikan kejutan dalam bentuk lagu berjudul “Like Him” dimana Tyler mendiskusikan ayahnya yang tidak hadir di kehidupannya. Ibunya mengatakan Tyler terlihat persis seperti ayahnya, tetapi dia merasa dia mengejar sesuatu yang tidak ada “Mama, I’m chasing a ghost, I don’t know who he is.” Di akhir lagunya, Ibunya mengakui bahwa ketidakhadiran ayahnya adalah sebagian salahnya, dan meminta Tyler untuk tidak menyimpan dendam kepada ayahnya.
Penutupan album CHROMAKOPIA adalah lagu yang berjudul “I Hope You Find Your Way Home” yang mengunjungi kembali topik peran seorang ayah, tetapi menikmati langkahan yang dia pilih. Lagunya diakhiri dengan Voice Message yang tulus dari ibunya yang memuji kesuksesan anaknya “Real shit, I'm proud of you, I'm proud of you, bro like, you just never cease to amaze me, like, you just—there's no words right now how I feel”
Secara keseluruhan, CHROMAKOPIA merupakan album yang menonjol di diskografi Tyler, The Creator. Secara liris, penulisan Tyler bersinar dengan menyeimbangi kelancangan dengan instropeksi dan keterampilan menyanyinya juga jelas bertambah baik. Walau terdapat produksi dan penulisan lagu yang datar, albumnya secara keseluruhan sangat bagus dengan kontribusi tamu yang mengesankan seperti Lil Wayne, Teezo Touchdown, atau Sexyy Red. Sungguh terlihat jelas betapa jauh Tyler mendorong keseniannya di musik. Arah musik apa yang akan dia tuju? tidak ada yang tahu, tapi ada satu hal yang sudah pasti, Tyler, The Creator akan tetap menjadi dirinya yang sebenarnya, apa pun yang terjadi.