KAWANAN MONYET LIAR MASUKI PEMUKIMAN di TANGSEL, PETUGAS DAMKAR LAKUKAN PENGUSIRAN
Tangerang Selatan, 7 Oktober 2025 – Warga Kelurahan Rawa Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan, dikejutkan dengan kemunculan kawanan monyet liar yang tiba-tiba memasuki Kawasan permukiman. Kejadian ini sontak menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah video penampakan para monyet tersebar luas, memperlihatkan mereka berjalan di atap rumah warga dan melompat dari genteng ke genteng lainnya.
Dalam video yang viral tersebut, terlihat belasan ekor monyet berkeliaran bebas di lingkungan warga. Munculnya hewan liar membuat masyarakat merasa was-was dan khawatir, karena dikhawatirkan dapat menimbulkan gangguan atau bahkan membahayakan keselamatan warga sekitar.
Komandan Regu Pemadam Kebakaran (Damkar) Tangerang Selatan, Nurudin, membenarkan laporan tentang keberadaan kawanan monyet tersebut. “Benar, kami menerima laporan ada sekitar 15 ekor monyet liar di wilayah Rawa Mekar Jaya, “ujarnya pada Selasa (7/10/2025).
Setelah mendapat laporan dari masyarakat, petugas Damkar langsung dikerahkan ke lokasi. Namun, saat tim tiba, kawanan itu langsung memanjat pepohonan dan berpindah tempat sehingga sulit untuk ditangkap. “Begitu melihat petugas datang, monyet-monyet itu langsung naik ke atas pohon, “jelas Nurudin.
Ia menambahkan bahwa asal-usul Kawan monyet tersebut belum diketahui. Namun, besar kemungkinan mereka turun ke Kawasan penduduk karena kelaparan. “Mungkin mereka kesulitan mencari makanan di habitat aslinya, “tambahnya.Sementara itu, Danton Damkar lainnya, Imam, mengatakan bahwa kawanan monyet ini sering berpindah lokasi. Oleh sebab itu, upaya pengusiran dilakukan dengan cara menyembunyikan suara keras agar hewan-hewan tersebut menjauh dari permukiman.
Warga diimbau untuk tidak panik dan tidak mencoba mengusir monyet secara langsung demi menghindari resiko serangan. Petugas akan terus memantau kondisi di sekitar wilayah tersebut agar situasi tetap aman.Fenomena hewan liar memasuki area pemukiman sering kali terjadi karena menurunnya jumlah ruang hijau dan berkurangnya sumber makanan alami.
Pemerintah daerah pun diharapkan lebih memperhatikan kelestarian lingkungan. Dengan menjaga dan memperluas ruang terbuka hijau, habitat satwa liar dapat terjaga, sehingga interaksi antara manusia dan hewan bisa berlangsung harmonis tanpa menimbulkan konflik di kemudian hari.