Hiburan

Era Baru Televisi: Doraemon Resmi Berhenti Tayang di RCTI Setelah 35 Tahun Mengudara

J Junita Nur Anggraeni Terverifikasi Penulis
6 Januari 2026, 23:18 3 menit baca 1,223x dilihat
Era Baru Televisi: Doraemon Resmi Berhenti Tayang di RCTI Setelah 35 Tahun Mengudara
Winnicode Officials

JAKARTA — Salah satu momen ikonik dalam sejarah pertelevisian Indonesia resmi berakhir. Serial anime legendaris Doraemon, yang telah menemani jutaan penonton Indonesia sejak awal 1990-an, tidak lagi tayang di stasiun televisi RCTI per awal tahun 2026. Keputusan ini mengakhiri masa penayangan panjang yang berlangsung sekitar 35 tahun, sejak anime Jepang tersebut pertama kali masuk dalam jadwal televisi nasional.

Berdasarkan pantauan daftar tayangan resmi di aplikasi RCTI+ dan jadwal siaran akhir Desember 2025 hingga awal Januari 2026, nama Doraemon sudah hilang dari program reguler RCTI. Slot Minggu pagi yang selama ini identik dengan petualangan robot kucing dari abad ke-22 kini dipenuhi oleh tayangan lain, menandai berakhirnya rutinitas yang telah melekat pada generasi penonton lintas usia.

Kabar ini kemudian menjadi perbincangan hangat di media sosial. Akun-akun seperti @IndoPopBase di platform X (sebelumnya Twitter) ramai membagikan informasi tersebut, dengan pengumuman bahwa Doraemon officially ends its run on RCTI after nearly four decades. Unggahan ini langsung mendapat ribuan tanggapan dan resharing, menandakan besarnya ikatan emosional publik terhadap serial yang sudah begitu lama hadir di layar kaca Indonesia.

Serial ini pertama kali diperkenalkan di Indonesia sekitar akhir 1990 hingga awal 1991, menjadi tayangan favorit di jam Minggu pagi serta saat liburan sekolah. Karakter Nobita, Doraemon, dan teman-temannya tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi bagian dari kenangan masa kecil banyak orang. Selain serial reguler, Doraemon juga kerap menghadirkan film layar lebar versi terjemahan Indonesia yang ditayangkan pada momen liburan besar.

Seiring perubahan pola konsumsi media, termasuk pergeseran dari televisi konvensional ke layanan digital dan platform streaming, kehadiran Doraemon di RCTI pun mulai mengalami penyesuaian. Dalam beberapa tahun terakhir, televisi tersebut bahkan tidak lagi menayangkan film terbaru Doraemon, sementara judul-judul teranyar muncul di stasiun televisi lain. Perubahan ini kemudian semakin memperkuat dugaan bahwa kontrak lisensi dan strategi program menjadi faktor utama di balik keputusan untuk menghentikan penayangan.

Meski begitu, hingga berita ini diturunkan belum ada pernyataan resmi dari pihak RCTI atau pemegang lisensi yang menjelaskan secara gamblang alasan di balik berhentinya Doraemon dari jadwal siaran. Beberapa pengamat melihat kemungkinan bahwa serial ini masih memiliki kesempatan untuk kembali di stasiun lain atau melalui platform digital, mengingat popularitasnya yang tetap tinggi.  

Respons publik terhadap berakhirnya penayangan ini beragam. Banyak netizen yang bernostalgia, mengingat Minggu pagi bersama Doraemon sebagai bagian penting dari rutinitas keluarga di rumah. Beberapa berharap bahwa serial ini akan kembali tayang suatu hari nanti, sementara yang lain menerima perubahan sebagai bagian dari evolusi media dan cara masyarakat menikmati konten hiburan.

Berakhirnya masa tayang Doraemon di RCTI tidak hanya menandai berakhirnya sebuah program hiburan, tetapi juga ditandai sebagai salah satu era penting dalam sejarah televisi Indonesia. Serial anime yang mampu menyatukan generasi penonton sejak anak-anak hingga dewasa kini menjadi bagian dari warisan budaya pop yang tak mudah dilupakan.

Komentar 0

Komentar (0)

Sampaikan pendapat Anda dengan santun.

G
Anda belum masuk, komentar akan tampil sebagai Guest. Masuk
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.