Hewan

Apa Itu Daging Wagyu? Inilah Sejarah dan Asal-usulnya

M Muhammad Daviq Fayaliq Azri Terverifikasi Penulis
13 November 2024, 06:41 3 menit baca 1,102x dilihat
Apa Itu Daging Wagyu? Inilah Sejarah dan Asal-usulnya
Winnicode Officials

Daging wagyu merupkan daging sapi yang berasal dari Jepang. Jenis sapi ini terkenal dengan cita rasanya yang unik dan mewah. Pemerintah Jepang bahkan sampai melarang mengekspor sapi wagyu yang masih hidup, dikarenakan sapi wagyu telah dianggap sebagai harta nasional hidup oleh pemerintah Jepang.

Sejarah kenapa sapi wagyu menjadi harta nasional Jepang dan kenapa harganya begitu tinggi sangat menarik untuk dibahas. Oleh karena itu, simak tulisan di bawah tentang sejarah dan asal-usul sapi wagyu. 

Asal-usul nama wagyu 

Secara harfiah wagyu berarti daging sapi Jepang. Kata wagyu berasal dari kata “Wa” yang merujuk pada negara Jepang dan “Gyu” yang berarti daging sapi. Jadi, semua jenis sapi asli Jepang disebut dengan wagyu.

Ada 4 jenis sapi wagyu Jepang, yaitu, Japanese Black, Japanese Brown, Japanese Polled, dan Japanese Shorthorn. Japanese Black merupakan jenis wagyu yang paling banyak diekspor ke AS. 

Sejarah daging wagyu 

Sapi wagyu dahulunya adalah sapi pekerja pada umumnya yang digunakan untuk membajak sawah dan mengangkut barang-barang. Pada abad ke-6 masehi, pemerintah Jepang melarang warganya untuk memakan daging dan hanya diperbolehkan untuk memakan sayuran. Larangan ini dipengaruhi oleh agama Buddha yang waktu itu menjadi agama mayoritas di Jepang.

Hal tersebut baru berakhir pada saat Jepang mulai membuka diri kepada dunia luar, yaitu, pada saat Restorasi Meiji sekitar tahun 1800-an masehi.

Pada saat itu, Jepang mulai mencoba untuk mengkonsumsi daging dikarenakan Jepang ingin mulai membaur dengan budaya barat untuk membuka peluang perdagangan dan kerjasama. Sejak saat itulah daging mulai gemar dikonsumsi masyarakat Jepang yang mengakibatkan melonjaknya permintaan dan memunculkan inovasi-inovasi dalam berternak. 

Seperti apa peternakan wagyu di Jepang? 

Peternakan daging wagyu di Jepang melalui proses yang sangat rumit dengan menggolontorkan modal yang cukup besar. Sapi akan ditakar makanannya dan nutrisinya secara eksklusif demi mendapatkan daging yang terbaik. Pertama-tama sapi yang baru lahir akan dirawat oleh peternak khusus pengembangbiakkan dari ketika anak sapi lahir sampai berumur 10 bulan.

Setelah berumur 10 bulan sapi akan dijual ke peternak khusus penggemukan. Sampai berusia 28-30 bulan, sapi wagyu baru bisa dijual dengan cara dilelang. Harga 1 ekor daging wagyu bisa berharga sampai setengah milliar rupiah tergantung dengan kualitas dagingnya.

Yang menambah kesulitan dalam mengembangkan sapi wagyu di Jepang adalah pakannya. Di Jepang, letak geografisnya kurang mendukung untuk peternakan sapi dikarenakan minimnya padang rumput sehingga pakan dari sapi harus mengimpor dari negara lain. Dan hal itu menambah biaya dari pengembangbiakkan sapi wagyu. Peternak sapi wagyu juga harus memperhatikan garis keturunan dari sapinya agar menjaga genetik dan kualitas yang dihasilkan.

Itulah alasan kenapa daging wagyu begitu mahal. Mulai dari sejarahnya yang panjang hingga proses pengembangbiakkannya yang sulit, ditambah Jepang juga memiliki aturan yang khusus melarang ekspor sapi wagyu yang hidup ke luar Jepang yang menambah eksklusifitas pada daging ini. Semoga informasi di atas menambah wawasan Anda. 

Komentar 0

Komentar (0)

Sampaikan pendapat Anda dengan santun.

G
Anda belum masuk, komentar akan tampil sebagai Guest. Masuk
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.