Entertainment

Film Laut Bercerita Resmi Digarap, Angkat Kisah Aktivisme 1990-an ke Layar Lebar

N Nofita Nur Safitri Terverifikasi Penulis
12 Desember 2025, 15:43 2 menit baca 521x dilihat
Film Laut Bercerita Resmi Digarap, Angkat Kisah Aktivisme 1990-an ke Layar Lebar
Winnicode Officials

Yogyakarta — Novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori resmi diangkat menjadi film panjang oleh Pal 8 Pictures. Pengumuman dilakukan pada gelaran JAFF Market di Yogyakarta, menandai debut film panjang rumah produksi tersebut. Film direncanakan tayang pada 2026.

Sutradara Yosep Anggi Noen dipercaya menggarap proyek ini. Dalam pengumuman resmi, Anggi menyebut adaptasi Laut Bercerita sebagai tantangan besar karena novel sarat potongan peristiwa, riset sejarah, serta kedalaman emosi keluarga yang kehilangan anak di masa kekerasan politik akhir 1990-an.

“Kami berupaya memadatkan pengalaman novel ke dalam bahasa visual yang tetap jujur dan menyentuh,” ujar Anggi.

Pal 8 Pictures menggandeng beberapa mitra produksi, termasuk VMS Studio, Jagartha Group, dan Lynx Films. Di sisi penulisan skenario, Leila S. Chudori turut terlibat untuk memastikan roh cerita tetap terjaga saat ditransfer ke medium film.

Aktor Reza Rahadian diumumkan sebagai pemeran tokoh utama, Biru Laut, mahasiswa aktivis yang hilang menjelang Reformasi. Sejumlah aktor papan atas juga terlibat, di antaranya Dian Sastrowardoyo, Eva Celia, Christine Hakim, Arswendy Bening Swara, dan Yunita Siregar. Pemilihan aktor lintas generasi ini dinilai mampu memperkuat daya jangkau film kepada penonton muda maupun dewasa.

Proses pengambilan gambar dilakukan pada akhir 2025 di Semarang, Salatiga, dan Sukabumi. Ketiga lokasi ini dipilih untuk memunculkan atmosfer Indonesia akhir 1990-an, baik dalam konteks kampus, ruang urban lama, maupun dinamika sosial pada masa transisi politik.

Film Laut Bercerita mengangkat kisah hilangnya sejumlah aktivis dan dampak trauma yang menyentuh keluarga mereka. Melalui sudut pandang keluarga dan sahabat, cerita ini mengajak penonton menelusuri kehilangan, harapan, dan ingatan yang sering terlupakan dalam narasi sejarah resmi.

Keterlibatan langsung Leila S. Chudori dalam proses kreatif serta reputasi Yosep Anggi Noen sebagai sutradara film-film bertema sejarah menjadikan proyek ini salah satu adaptasi yang paling dinanti. Selain menghadirkan drama emosional, film ini diperkirakan akan membuka kembali ruang diskusi publik mengenai sejarah kelam Indonesia menjelang Reformasi.

Film Laut Bercerita dijadwalkan rilis pada 2026 dan diproyeksikan hadir di berbagai festival film nasional maupun internasional.

Komentar 0

Komentar (0)

Sampaikan pendapat Anda dengan santun.

G
Anda belum masuk, komentar akan tampil sebagai Guest. Masuk
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.