Budaya

Tanggal Awal Ramadan, Idul Fitri & Idul Adha 1447 H/2026 M Versi Muhammadiyah

M Muhammad Abyan Irsyad Terverifikasi Penulis
4 Januari 2026, 19:54 3 menit baca 775x dilihat
Tanggal Awal Ramadan, Idul Fitri & Idul Adha 1447 H/2026 M Versi Muhammadiyah
Winnicode Officials

Jakarta - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan terlebih dahulu tanggal awal Ramadan, Idul Fitri dan Idul Adha 1447 H/2026 M. Ketetapan ini tercantum dalam Maklumat Nomor 2/MLM/I.0/E/2025 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 Hijriah oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah.

Muhammadiyah menggunakan perhitungan hisab hakiki yang mengacu pada prinsip, syarat serta parameter Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Penanggalan yang ditetapkan Muhammadiyah ini biasanya berbeda dengan pemerintah atau Nahdlatul Ulama (NU) karena masing-masing menggunakan metode yang berbeda.

Sebagaimana diketahui, Ramadan, Idul Fitri dan Idul Adha adalah momen sukacita yang ditunggu muslim. Ramadan merupakan bulan mulia yang mewajibkan muslim berpuasa sebulan penuh, sedangkan Idul Fitri dan Idul Adha menjadi dua hari raya besar bagi seluruh umat Islam.

 

Kapan Ramadan, Idul Fitri dan Idul Adha 2026 Menurut Muhammadiyah?

Mengacu pada KHGT, Muhammadiyah menetapkan awal Ramadan 1447 H/2026 jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Berdasarkan perhitungan, ijtimak terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 12.01.09 UTC.

Ketika matahari terbenam pada hari itu, maka posisi hilal belum memenuhi syarat yang ditentukan karena tinggi bulan minimal 5 derajat dan jarak bulan dengan matahari minimal 8 derajat. Karenanya, Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan bertepatan pada 18 Februari 2026 dan puasa berlangsung selama 30 hari.

Sementara itu, 1 Syawal atau Idul Fitri 1447 H/2026 M aka jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Ini dikarenakan ijtimak jelang Syawal terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026 pukul 01.23.28 UTC.

Adapun, Idul Adha 1447 H/2026 M yang berlangsung pada 10 Zulhijah bertepatan dengan Rabu, 27 Mei 2026.

 

Ramadan, Idul Fitri dan Idul Adha 2026 Versi Nahdlatul Ulama 

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) hingga kini belum menetapkan kapan awal Ramadan, Idul Fitri dan Idul Adha 2026. Sebab, mereka menggunakan metode hisab imkanur rukyat yang melakukan pengamatan langsung terhadap hilal atau bulan sabit muda.

Penetapan dari PBNU masih menunggu pemantauan hilal. Jika sudah dilakukan pemantauan, hasilnya ini akan dijadikan dasar penentuan awal Ramadan, Idul Fitri dan Idul Adha 2026.

 

Ramadan, Idul Fitri dan Idul Adha 2026 Versi Pemerintah

Pemerintah menetapkan tanggal awal Ramadan, Idul Fitri serta Idul Adha setelah melakukan sidang isbat yang merujuk pada Fatwa MUI Nomor 2 Tahun 2004 tentang penetapan awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah. Biasanya, sidang isbat Ramadan dilakukan pada akhir Syakban, sidang isbat Idul Fitri pada akhir Ramadan, dan sidang isbat Idul Adha pada akhir Zulkaidah.

Meski demikian prediksi Ramadan, Syawal dan Zulhijah sesuai Kalender Hijriah Indonesia 2026 yang dirilis Kementerian Agama (Kemenag) tertulis awal Ramadan berlangsung pada Kamis, 19 Februari 2026. Sementara itu, Idul Fitri diperkirakan berlangsung pada Sabtu, 21 atau Minggu, 22 Maret 2026. Adapun, Idul Adha diprediksi jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. 

Komentar 0

Komentar (0)

Sampaikan pendapat Anda dengan santun.

G
Anda belum masuk, komentar akan tampil sebagai Guest. Masuk
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.