Berita

Festival Anak Desa ke-5: “Nandur Rasa” Tanam Semangat Gotong Royong di Bendungan Slinga Park

N Nofita Nur Safitri Terverifikasi Penulis
14 Oktober 2025, 14:35 2 menit baca 732x dilihat
Festival Anak Desa ke-5: “Nandur Rasa” Tanam Semangat Gotong Royong di Bendungan Slinga Park
Winnicode Officials

PURBALINGGA – Semangat gotong royong dan pelestarian budaya lokal kembali bergaung lewat Festival Anak Desa ke-5 bertema “Nandur Rasa”. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 10–12 Oktober 2025, di kompleks Bendungan Slinga Park, Kecamatan Kaligondang, ini menjadi bukti nyata kolaborasi dan kreativitas pemuda lintas desa di Kabupaten Purbalingga.

Ketua Panitia, Saeful Azis, menjelaskan bahwa keberhasilan festival ini tidak lepas dari kerja sama banyak pihak. “Festival ini digagas oleh pemuda Desa Slinga bersama Karang Taruna setempat, serta didukung pemuda dari Desa Pagerandong, Arenan, Selakambang, Sidareja, Sidanegara, hingga relawan dari luar daerah. Dukungan dan antusiasme masyarakat luar biasa,” ujarnya.

Festival Anak Desa menjadi ajang rutin dua tahunan yang digagas secara mandiri oleh para pemuda desa. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kembali nilai-nilai gotong royong, kebudayaan, dan semangat sosial yang mulai memudar di kalangan generasi muda, terutama di pedesaan.

“Kami berharap festival ini menjadi wadah bagi penggiat seni dan budayawan untuk terus memperkenalkan budaya lokal yang mulai punah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang promosi bagi pelaku UMKM di sekitar wilayah desa,” tambah Azis.

Selama tiga hari penyelenggaraan, pengunjung disuguhkan beragam kegiatan menarik seperti Uyon-Uyon Karawitan, Abentrampil Karawitan, Loka Karya Gamelan, pertunjukan musik seniman lokal, workshop ecoponding, peluncuran buku “Selakambang”, serta penyerahan piagam Workshop Film Dokumenter.

Tak hanya itu, terdapat pula Senam Kalcer, Workshop Bros Tembaga, dan Desa Menari yang melibatkan pelajar dari tingkat SD hingga SMA berkolaborasi dengan pegiat seni Purbalingga.

Kepala Bidang Pariwisata Dinporapar Kabupaten Purbalingga, Sumarsono, memberikan apresiasi tinggi terhadap terselenggaranya festival tersebut.“Gebrakan para pemuda di wilayah Kaligondang ini sangat keren. Mereka mampu menggelar festival yang menghadirkan pelaku seni, komunitas budaya, kuliner lokal, dan ekonomi kreatif tanpa bergantung pada pemerintah,” ungkapnya kagum.

Festival Anak Desa pertama kali digelar di Desa Pagerandong pada tahun 2020, kemudian kembali diadakan di desa yang sama pada 2022. Selanjutnya, festival ketiga berlangsung di Desa Arenan (2023), disusul Desa Selakambang (2024), dan tahun 2025 ini Desa Slinga menjadi tuan rumah kelima dengan semangat yang semakin mengakar.

Festival “Nandur Rasa” tak sekadar meriah, tetapi juga menjadi penanda tumbuhnya kesadaran generasi muda desa bahwa gotong royong, kreativitas, dan budaya adalah benih penting yang harus terus ditanam — dan dirawat — demi masa depan yang lebih berakar pada nilai-nilai lokal.

Komentar 0

Komentar (0)

Sampaikan pendapat Anda dengan santun.

G
Anda belum masuk, komentar akan tampil sebagai Guest. Masuk
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.